Heboh Registrasi Ulang Dari Kominfo, Berita Hoax Atau Bukan Ya?
Beginilah keadaan sebenarnya masyarakat Indonesia yang sudah mulai pintar dengan berbagai macam ilmu pengetahuan, yang sudah mulai pandai berkat majunya teknologi yang setiap sepersekian detiknya terus diselancari dengan smartphone melalui aplikasi atau sosial media.
Beginilah jadinya jika orang pintar teori namun tidak tahu cara penerapannya, main asal seluduk layaknya banteng demi membuat lawannya jera. Inilah yang dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia. Sudah pintar tapi masih kurang perhatian dengan bahaya yang akan dialami oleh orang lain yang menjadi sasarannya. Mungkin, sebenarnya mayarakat yang menyebarkan isu hoax tersebut tidak berniat menyeluduk lawan mainnya, dikarenakan masih awam pengetahuannya, karena smartphone-nya baru saja dibelinya di hari kemaren sore.
Di zaman yang sudah melek dengan berbagai kemajuan membuat ilmu pengetahuan mudah dijumpai di berbagai media, dalam segala keadaan bahkan bisa mengisi sela-sela waktu yang kosong. Oke, pembaca yang saya hormati, mari kita fokuskan pembahasan ini demi tercapainya tujuan utama tulisan ini yang sudah tercatat di judul. Hehe.
Registrasi ulang untuk kartu perdana yang diinstruksikan oleh KOMINFO itu benar loh guys, menurut pemaparan yang disampaikan oleh Web Kominfo sendiri, tidak akan ada data yang tersebar dan hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan keamanan dan kenyamanan untuk Anda semua pengguna kartu, Idealnya begini, diberikan sebuah kenyamanan agar kta lebh aman terhindar dari penipuan dan kejahatan cyber yang mewabah disaat ini kok ga mau? SAMPEAN WARAS!!!
Nah, buat Anda yang suka dan gampang sekali terhasut omongan orang lain kalau Kominfo itu tidak menyuruh untuk registrasi ulang, ada kejahatan perbankan, ada database yang mau diperjual belikan bahkan data yang kita kirimkan sebagai bukti bahwa kita sudah memilih presiden di tahun yang akan datang, IH JANGAN PERCAYA deh.
Semua tulisan itu yang hoax tadi, adalah tulisan orang-orang yang lagi takut identitasnya terbongkar, adalah orang-orang yang tidak mau kedoknya dibuka dan tidak bisa lagi berbuat kejahatan. Sebagai masyarakat yang memasuki zaman peradaban, please think smart or you will be left by era.
Nah, buat Anda yang suka dan gampang sekali terhasut omongan orang lain kalau Kominfo itu tidak menyuruh untuk registrasi ulang, ada kejahatan perbankan, ada database yang mau diperjual belikan bahkan data yang kita kirimkan sebagai bukti bahwa kita sudah memilih presiden di tahun yang akan datang, IH JANGAN PERCAYA deh.
Semua tulisan itu yang hoax tadi, adalah tulisan orang-orang yang lagi takut identitasnya terbongkar, adalah orang-orang yang tidak mau kedoknya dibuka dan tidak bisa lagi berbuat kejahatan. Sebagai masyarakat yang memasuki zaman peradaban, please think smart or you will be left by era.
Komentar
Posting Komentar