Kenapa masih diragukan?

Menghancurkan kebodohanku itu bukanlah hal wajar
Karena perlu ambisi yang harus segera direncanakan
Aku yang sedari tadi menapak, walau terus kau ganggu tiap kali aku berdiam
Walau aku tahu kau membuatku senang dan melupakan apa yang sedang aku permasalahkan
Tapi kebodohan ini benar-benar yang sering kau utarakan padaku
Padahal sedari tadi juga aku tak begitu paham dengan apa yang kau pelajari
Entah kebodohan apa yang kini hadir dalam baitku
Tapi apakah kau mau mengagungkan bahasa yang lemah ini
Aku takut,
Baitku tenggelam dan tak pernah lagi terpampang
Karena aku berpengaruh dengan masa selanjutku ini
Namun, apakah kau tahu kebodohan yang sering kau ungkap didepanku kini hadir
Dia nyata dan tampangnya biasa saja
Mungkin karena pakaiannya yang lusuh atau mungkin karena pandanganku yang usang
Entahlah, kini aku dan engkau sama-sama menyalahkan
Biarlah semua membuka dan menyimpulkan apa maksudnya,
Aku menyayangimu mas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bodoh

Bingung Membagi Waktu Untuk Menulis? Kali Ini Udah Gak Jaman! Simak 5 Cara ini

Heboh Registrasi Ulang Dari Kominfo, Berita Hoax Atau Bukan Ya?